LENTERA MIMPI
LENTERA MIMPI (Untuk kalian pemilik keyakinan akan mimpi) Renjana harapan yang tak kunjung memberi gemercik tawa , ketika hanya menikmati secangkir kopi pahit meratapi semua papan mengambangkan notifikasi penolakan karya yang begitu lelah ku rangkai . Memendam amarah hingga lupa bahwa mentari sedari tadi ingin memberi laporan bahwa ia muncul semenjak aku termenung mencoret-coret kertas kosong . Berdiri di depan cermin berbincang bersama seakan sedang di wawancarai native speaker , kegagapan mulai mendekap pita suara ku memutar balikkan arah halaman buku yang berisi materi. Manusia yang berhamburan pada bulatan bumi terkadang memberi kan sebait kalimat yang menyayat kalbu . Direndahkan begitu saja atau bahkan mimpi besar ku tak dilirik hanya sinisan lisan mengungkit sejarah kelam hidup ketika berjuang seujung titah mendawai kan prestasi . Mengurungkan diri pada sebuah ruangan kosong yang dingin mengguyur air mata sambil menatap langit...