LENTERA MIMPI



LENTERA MIMPI
(Untuk kalian pemilik keyakinan akan mimpi)

Renjana harapan yang tak kunjung memberi gemercik tawa , ketika hanya menikmati secangkir kopi pahit meratapi semua papan mengambangkan notifikasi  penolakan karya yang begitu lelah ku rangkai . Memendam amarah hingga lupa bahwa mentari sedari tadi ingin memberi laporan bahwa ia  muncul semenjak aku termenung mencoret-coret kertas kosong  . Berdiri di depan cermin berbincang bersama seakan sedang di wawancarai native speaker , kegagapan mulai mendekap pita suara ku memutar balikkan arah halaman buku yang berisi materi. 

Manusia yang berhamburan pada bulatan bumi  terkadang memberi kan sebait kalimat yang menyayat kalbu . Direndahkan begitu saja atau bahkan mimpi besar ku tak dilirik  hanya sinisan  lisan mengungkit sejarah kelam hidup  ketika berjuang seujung titah  mendawai kan prestasi .

Mengurungkan diri pada sebuah ruangan kosong yang dingin mengguyur air mata sambil menatap langit-langit dan memikirkan beribu bintang cerita yang membuat ku lelah . Separuh atau bahkan seluruh rasa itu menggarang  isi kepala ku.

Hingga kertas bertuliskan nama lengkap pemberian seorang pria berjubah malaikat itu di tatap seorang pendiri beasiswa dan mengulurkan kedua tangan nya seakan menarik ku menaiki anak tangga pesawat bertuliskan Garuda Indonesia hingga berhenti ber ekspetasi sejenak kembali menyuguhkan diri dengan kesabaran dan tekad yang mengobar. Karena aku yakin suatu saat nanti semua kesedihan ku akan di ganti menjadi cerita perjuangan yang begitu berarti dan me monumen ku pada rasanya untuk berhenti putus asa . 


Komentar